unescoworldheritagesites.com

Kunjungi Proyek PLTS IKN, Kementerian ESDM Apresiasi PLN Nusantara Power - News

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu (Kanan) didampingi Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti.

: Kementerian ESDM mengapresiasi PLN Nusantara Power atas keberhasilannya membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Ibu Kota Negara (IKN) 10 MW.

Menyusul pembangunan PLTS IKN 10 MW tahap pertama pada Februari lalu tersebut, kini PLN Nusantara Power melanjutkan pembangunan 40 MW. Proyek yang dimulai sejak Maret lalu ini ditargetkan beroperasi pada November mendatang.

"PLN Nusantara Power telah bekerja secara maksimal dan efisien dalam menghadirkan energi ramah lingkungan melalui PLTS IKN ini. Saya melihat perkembangannya cukup bagus untuk menyokong kebutuhan energi IKN nantinya," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu.

Baca Juga: Diduga Sebarkan Data Pribadi, Pemilik Steakin by Kaifa Lapor Ke Polisi

Jisman mengunjungi langsung PLTS IKN yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Pada lawatan tersebut, Jisman menyampaikan bahwa kinerja dan progress PLTS IKN berada di jalur yang positif.

Sementara, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Nusantara Power Muhammad Reza yang mendampingi lawatan tersebut, berusaha menegaskan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan energi di masa depan, khusunya di IKN.

"Untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060, dibutuhkan pasokan energi bersih yang memadai. Salah satunya, melalui PLTS IKN 50 MW ini yang akan memasok kebutuhan energi di IKN dan sejalan dengan konsep smart city tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Kemnaker Sambut Positif  Kepatuhan Perusahaan Mengisi Norma 100

Menurut Dirut PLN Nusantara Power,
Ruly Firmansyah, PLTS dengan kapasitas 50 MW ini akan mampu menyuplai listrik ke gardu induk GIS IV di IKN. PLTS ini direncanakan mampu memasok seluruh kebutuhan listrik di IKN, bahkan melebihi kebutuhan yang sebenarnya.

Seperti diketahui, PLTS IKN 50 MW menjadi pionir pembangkit EBT di kawasan IKN. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada November 2023.

PLTS ini dibangun di lahan dengan luas 80 hektar dengan 21.600 panel surya dan mampu menyerap tenaga kerja lokal hingga 337 pekerja.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat