unescoworldheritagesites.com

Syahrul Yasin Limpo Jalani Perawatan di RSPAD, Tiga Pengacaranya Dicegah Bepergian ke Luar Negeri - News

tersangka Syahrul Yasin Limpo

: Tiga pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pemerasan terhadap pegawai Kementan.

Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, ketiga orang saksi itu diperiksa untuk tersangka Syahrul Yasin Limpo (SYL) selaku bekas Menteri Pertanian (Mentan), Kamis (9/11/2023).

Ketiga saksi yang dipanggil masing-masing Sukim Supandi selaku Kepala Biro Umum dan Pengadaan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementan; Zulkifli selaku Kepala Biro Organisasi Kepegawaian Setjen Kementan; dan Sugeng Priyono selaku Ketua Tim Tata Usaha Menteri dan Wamen Biro Umum dan Pengadaan Setjen Kementan.

Baca Juga: Nurul Ghufron Meminta Polda Metro Jaya dan Dewas KPK Tangani Masalah Firli-SYL Sesuai Prosedur

Syahrul Yasin Limpo bersama Muhammad Hatta (MH) selaku Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kasdi Subagyono (KS) selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK.

Saat ini SYL menjalani  perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Jubir KPK, Ali Fikri, membenarkan bahwa Syahrul Yasin Limpo saat ini sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. "Dirawat atas rujukan dokter Rutan KPK," kata Ali Fikri.

Syahrul Yasin Limpo sempat berobat ke RSPAD. Namun selanjutnya, dia harus mendapatkan perawatan sehingga dibantarkan.

Baca Juga: Profil Amran Sulaiman, Mantan Menteri Pertanian yang Dilantik Kembali oleh Jokowi Menggantikan SYL

Saat gencar-gencarnya penyidik KPK melakukan pendalaman dan pengembangan kasus tersebut, pengacara Syahrul Yasin Limpo, Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang serta Donal Fariz dicegah KPK bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya telah mengajukan cegah terhadap tiga orang agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri kepada Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Baca Juga: Masyarakat Minta Itikad Baik Firli Bahuri Penuhi Panggilan Polisi Terkait dugaan Pemerasan mantan Mentan SYL

Pencegahan dilakukan sejak Selasa (7/11/2023), karena pihaknya masih membutuhkan keterangan ketiga orang tersebut untuk melengkapi alat bukti dalam perkara penyidikan tersangka SYL dkk.

"Pengajuan cegah ini adalah yang pertama dan berlaku untuk 6 bulan ke depan. Sedangkan untuk perpanjangan lanjutan cegah disesuaikan dengan kebutuhan proses penyidikan. KPK ingatkan agar kooperatif hadir dalam setiap agenda jadwal pemanggilan dari tim penyidik," tutur Ali.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat