unescoworldheritagesites.com

Dua Tugas Berat Nawawi Pomolango, Kembalikan Kepercayaan Publik dan Ringkus Harun Masiku - News

Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango

: Ketua KPK sementara, Nawawi Pomolango, menyatakan pihaknya bakal bekerja keras mengembalikan marwah atau kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah selain berupa sungguh-sungguh melakukan penangkapan terhadap Harun Masiku. Lelaki tersebut telah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 17 Januari 2020.

"Semua perkara yang masih memiliki status seperti DPO, termasuk kasus Harun Masiku, menjadi prioritas KPK," ujar Nawawi Pomolango di Jakarta, Senin (27/11/2023), usai mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua KPK sementara di hadapan Presiden Jokowi di Istana Negara.

Mantan hakim PN Jakarta Pusat dan Wakil Ketua PN Jakarta Timur itu mengungkapkan bahwa dalam rekrutmen Deputi Penindakan dan Eksekusi baru, pimpinan KPK telah menyoroti langkah-langkah yang dapat diambil oleh deputi tersebut terkait sejumlah kasus yang sedang ditangani oleh KPK.

Baca Juga: Nawawi Pomolango Tidak Menduga Dirinya Ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Ketua KPK Sementara

"Pesan kepada Deputi Penindakan dan Eksekusi, terutama berkaitan dengan upaya penangkapan DPO Harun Masiku," jelas Nawawi. 

Deputi Penindakan berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah guna menangkap Harun Masiku. Untuk itu, Deputi Penindakan meminta pembaruan surat tugas untuk pencarian dan penangkapan Harun Masiku.

"Kami telah mengeluarkan surat baru yang diperlukan oleh Deputi Penindakan untuk melaksanakan upaya pencarian buronan Harun Masiku," kata Nawawi. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Tunjuk Nawawi sebagai Ketua KPK Melalui Banyak Pertimbangan, Tapi ...

Harun Masiku ditetapkan sebagai DPO sejak 17 Januari 2020 dalam perkara dugaan pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR terpilih periode 2019-2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Nawawi Pomolango resmi dilantik menjadi Ketua Sementara KPK oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11/2023).

Menurut Nawawi, yang terpenting bagi pihaknya saat ini adalah bagaimana memulihkan tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat ini terhadap lembaganya. Sebab, kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjalankan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Baca Juga: Firli Bahuri Diberhentikan dari Ketua KPK, Nawawi Pomolango Ditunjuk Sebagai Pengganti

Nawawi menyebutkan, kejadian Ketua KPK sebelumnya Firli Bahuri, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo, telah menggerus kepercayaan publik.

“Satu hal yang menjadi beban adalah tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat. Padahal itu modal lembaga ini selama ini, sayangnya tergerus dan mengembalikannya tugas berat,” kata Nawawi.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat