unescoworldheritagesites.com

JPU KPK Optimistis Dapat Buktikan Dakwaan Terhadap Bekas Mentan Syahrul Yasin Limpo - News

tersangka Syahrul Yasin Limpo.

:  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimistis sekali dapat membuktikan dugaan pemerasan dan gratifikasi senilai Rp 44,5 miliar yang diduga dilakukan bekas Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo alias SYL dan dua terdakwa lainnya yakni eks Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Muhammad Hatta.

"Dalam berkas para terdakwa dipersalahkan melanggar pasal pemerasan dalam jabatan dan juga penerimaan gratifikasi yang sejauh ini dari hasil penyidikan sekitar Rp 44,5 miliar.  Semua itu tentu saja akan dibuktikan JPU KPK di dalam persidangan Pengadilan Tipikor," kata Jubir KPK, Ali Fikri, Selasa (20/2/2024).

Sebelumnya JPU KPK Meyer Volmar Simanjuntak telah melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan ketiga terdakwa ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Bersamaan dengan itu, penahanan terhadap ketiganya menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor.

Baca Juga: Dewas KPK Membuka Peluang Konfrontasi antara Firli Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo

JPU KPK saat ini masih menunggu penunjukkan majelis hakim serta penetapan jadwal sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

Tersangka Syahrul Yasin Limpo diduga membuat kebijakan memungut setoran dana dari pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Pertanian untuk kepentingan pribadinya dan keluarganya. Syahrul memerintahkan Kasdi dan Muhammad Hatta untuk mengumpulkan uang dari pejabat di kementerian tersebut dalam berbagai bentuk, termasuk uang tunai, transfer bank, dan pemberian barang atau jasa.

Di tengah persiapan jelang sidang suap dan gratifikasinya itu, penyidik KPK juga terus mengintensifkan proses penyidikan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Syahrul Yasin Limpo. Untuk perkara dugaan TPPU ini terpisah dari dugaan pemerasan dan gratifikasi sudah dilimpahkan ke pengadilan.

Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri Mengaku Merasa Janggal Proses Hukum terhadap Dirinya Terkait Pemerasan Bekas Mentan Syahrul Yasin Limpo

Ali Fikri mengatakan, pihaknya masih terus mengusut dugaan TPPU SYL. “Mengenai proses penyidikan dengan dugaan TPPU untuk tersangka SYL dkk, sejauh ini masih berproses," kata Ali Fikri.

Dia memastikan, perkembangan dari proses penyidikan TPPU ini akan terus disampaikan kepada publik, baik saksi-saksi yang dipanggil, maupun aset-aset yang disita nantinya. "Perkembangannya selalu kami sampaikan pada masyarakat," ujar Ali Fikri.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat