unescoworldheritagesites.com

Aspidsus Kejati DKI Syarief Sulaeman Nahdi Dihadapkan dengan Kasus Firli Bahuri - News

Kejati DKI Jakarta.

: Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Syarief Sulaeman Nahdi yang dilantik Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Rudi Margono, Senin (1/7/2024), langsung dihadapkan dengan “bola panas” kasus eks Ketua KPK Firli Bahuri. Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan itu mau tidak mau harus terlibat dalam hal menjawab permohonan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang tengah diajukan penasihat hukum Firli Bahuri.

Firli Bahuri diduga telah melakukan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagaimana tengah ditangani penyidik Polda Metro Jaya. Namun selama ini berkasnya masih bolak-balik ke Kejati DKI.

Mampukah Syarief menjawab atau menuntaskan kasus Firli. Pengalamannya menangani berbagai kasus korupsi baik saat bertugas di bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung maupun di daerah tentu diyakini berbagai pihak bakal menjadi bekal baginya menangani kasus Firli.

Baca Juga: Bank DKI Apresiasi Kinerja Kejati DKI Jakarta

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Rudi Margono dalam pesannya meminta Syarief dapat meneruskan secara estafet atau mempertahankan capaian kinerja bidang Pidsus Kejati DKI yang telah diraih serta dapat menjadi akselerator dan motor penggerak pemberantasan korupsi bagi satuan kerja di wilayah hukum Kejati DKI Jakarta.

“Kedepankan penanganan perkara yang tidak hanya mampu menghukum dan memberikan efek jera, namun juga mampu memulihkan kerugian keuangan dan perekonomian negara yang terdampak dari tindak pidana atau asset recovery, dan meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh Kejaksaan,” kata Rudi.

Kajati  juga meminta diupayakan sinergitas dengan bidang Intelijen dan bidang Datun untuk melakukan pendekatan pencegahan (preventif) dalam rangka memberikan solusi bagi perbaikan dan penyempurnaan tata kelola sistem dalam hal penanganan kasus dugaan korupsi.

Baca Juga: Penghargaan dari Pj Gubernur Heru Budi, BUMD Terbaik ini Apresiasi Kinerja Kejati DKI Jakarta

“Senantiasa memahami dan mendudukan arti penting Bidang Pidsus yang merupakan etalase bagi reputasi dan tolak ukur keberhasilan penegakan hukum Kejaksaan. Dengan terus berinovasi meningkatkan kinerja dan kualitas penanganan perkara bertindak secara professional dan proposional, serta selalu berpedoman pada ketentuan perundang-undangan,” tuturnya.

Kajati juga mengingatkan Syarief yang juga eks Aspidsus Kejati Jawa Barat soal sumpah jabatan yang telah diucapkan wajib dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. “Jangan larut oleh intervensi dan keinginan pihak-pihak yang dapat mengganggu penegakan hukum yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Kejaksaan,” katanya mengingatkan.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat