unescoworldheritagesites.com

Pengusiran dan Pengancaman Wartawan di Sorong Sangat Disayangkan Ketua PWI Papua Barat Daya - News

Pengusiran dan Pengancaman  Wartawan di Sorong Sangat Disayangkan Ketua PWI Papua Barat Daya (PWI Papua Barat Daya)



: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat Daya Wahyudi menyayangkan  dugaan tindakan arogansi  oknum anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang mengusir dan mengancam wartawan.

IntimidasI itu dilakukan oknum anggota TNI AL kepada sejumlah wartawan di Kota Sorong.

Ketika itu para wartawan ini sedang menjalankan tugas peliputan.

Baca Juga: Kilang Kasim Tegaskan Komitmen Penerapan Standar Internasional Manajemen Keselamatan Proses

Para jurnalis itu  hendak melakukan konfirmasi terkait dugaan meninggalnya salah satu anggota TNI AL.

“Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan verbal yang dilakukan  oknum anggota TNI AL kepada  wartawan. Tentu ini merupakan bentuk intimidasi terhadap jurnalis saat bertugas di lapangan,” kata Wahyudi, Selasa (9/7/2024).

Wahyudi mengatakan, hubungan antara pers dengan TNI AL selama ini sudah cukup baik.

Dengan kejadian ini,  relasi dan sinergi yang selama ini sudah terjalin baik antara pers dengan TNI AL terkendala.

Selain itu, kata Wahyudi, tindakan intimidasi verbal kepada insan pers di kota Sorong mencederai UU  Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

Baca Juga: Etos Hijrah dan Media Sosial

Untuk itu, Ia menegaskan kepada rekan-rekan aparat keamanan baik TNI/ Polri  harus juga menghargai dan memahami tugas jurnalis di lapangan.

Jika kejadian itu ada hal-hal bersifat internal yang belum bisa dipublikasikan, disampaikan dan dikomunikasikan dengan baik.

"Sehingga penjelasan itu bisa diterima oleh  wartawan,” kata  Yudi.

Wahyudi menyebut  jurnalis sudah menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Mako Lantamal XIV/Sorong dan sudah komunikasi dengan Danlantamal melalui via whatapps.

“Apalagi wartawan sudah menyampaikan kepada oknum tersebut bahwa mereka sudah ada upaya konfirmasi kepada Danlantamal terkait permasalahan yang terjadi,”kata Wahyudi.

“ Diharapkan pihak TNI AL memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut. Sehingga permasalahan ini tidak  berkepanjangan,” tegasnya. ***

Baca Juga: Figur calon Gubernur Maluku, Cocok Kolaborasi Akademisi dan Politisi, hadapi Tantangan Indonesia Emas 2045

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat