unescoworldheritagesites.com

Petinggi PWI Pusat Melulu Ribut Soal Uang, Tak Bahas Kasus Pemukulan Wartawan di Maybrat Papua Barat Daya - News

Yacob Nauly - Petinggi PWI Pusat Melulu Ribut  Soal Uang Tak Bahas Kasus Pemukulan Wartawan di Maybrat Papua Barat Daya (Redaksi suarakarya.id)



Oleh :Yacob Nauly

: Sangat disayangkan kinerja petinggi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat dewasa ini.

Kehadiran Organisasi Wartawan  seperti PWI ini diharapkan dapat mengayomi sekaligus melindungi kerja wartawan di lapangan.

Ternyata yang terjadi saat ini adalah kegaduhan  tanpa berujung solusi di tubuh PWI Pusat terkait dugaan penyalahgunaan keuangan.

Di pihak lain ada penganiayaan wartawan hingga dirawat di Puskesmas Maybrat Papua Barat Daya. Ironi memang.

Baca Juga: Warga Puragi Geamarema Sorong Selatan PBD Dimiskinkan Ulah PT ANJ Babat Hutan Mereka Untuk Kelapa Sawit

Wartawan Wahana Papua ' Onesimus Semunya ' dikeroyok beberapa Pemuda   di <span;>Kampung Sauf Distrik Ayamaru Selatan Kabupaten Maybrat  Papua Barat Daya,  Senin (17/6/2024)  sekitar Pukul 16.35 sore WIT.

Peristiwa penganiayaan wartawan tersebut sudah ramai diberitakan media massa.

Publik tentu menunggu statement petinggi wartawan di Indonesia terkait pengeroyokan wartawan tersebut. ***

Seharusnya petinggi wartawan Indonesia dari organisasi Pers atau Dewan Pers memberikan pernyataan resmi soal penganiayaan wartawan tersebut.

Pernyataan pimpinan Pers Pusat terkait kasus ini  memotivasi insan  jurnalis di daerah  dalam  menjalankan tugas di lapangan.

Baca Juga: Wartawan Rakyat Merdeka Menangkan Lomba Foto CAJ 2024 Bertema Pariwisata Berkelanjutan

Buktinya. Hingga hari ini tak satu pun pernyataan resmi petinggi Pers di Indonesia terkait pemukulan  wartawan di Maybrat tersebut.

Pernyataan resmi malah datang dari lembaga lain di luar Pers yang meminta kepolisian Maybrat dan Papua Barat segera menyelesaikan kasus ini.

Penulis sangat tidak setuju  kalau ada petinggi Pers dalam pernyataan bahwa wartawan bersangkutan bukan anggota organisasi Pers  ini dan itu.

Anda harus baca lalu menganalisis apa arti ' Pasal 1 ayat 4 UU Pers.

Pasal 1 itu menerangkan yang dimaksud wartawan, yakni ”orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Dari sini dapatlah ditarik kesimpulan organisasi wartawan adalah bagian dari organisasi pers yang menghimpun orang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Baca Juga: Riecha Monicha Rilis Single Koplo Bongko, Mengisi Kekosongan Usai Via Vallen

Ada tiga (3) tugas Dewan Pers Indonesia.
Menurut Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Pers, Dewan Pers berfungsi sebagai berikut:

1. Melindungi kemerdekaan <span;>pers<span;> dari campur tangan pihak lain;

2. Melakukan pengkajian untuk pengembangan kehidupan pers;

3. Menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik.

Apa tujuan dibentuknya Dewan Pers.

Dewan Pers dibentuk untuk mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kualitas serta kuantitas pers nasional.

Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Disamping fungsi-fungsi tersebut.

Pers nasional juga dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.

Apa fungsi pers pada zaman sekarang.

Pers mempunyai fungsi untuk memberi informasi atau kabar kepada masyarakat atau pembaca termasuk di Papua Barat Daya.

Karena melalui tulisan, siaran dan tayangan. Tentu yang rutin kepada masyarakat, pers memberikan informasi yang beraneka ragam kepada warga daerah ini.

Baca Juga: Pilkada Solo, Golkar Solo Jalin Komunikasi Politik Bicarakan Kemungkinan Pasangan Gusti Bhre-Sekar Tandjung

Agar diketahui warga Papua, bahwa pers adalah bagian penting dari pembangunan bangsa Indonesia.

Ilustrasi. PWI  Papua Barat Daya sebagai bagian elemen pembangunan masyarakat memiliki empat fungsi penting.

Yaitu menginformasikan, mengedukasi, menghibur dan kontrol sosial.

Masyarakat juga harus pahami bahwa kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945. Dan  Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB.

Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi.

Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional, PLN UP3 Pamekasan Resmikan Ruang Child Care

Dan tentu berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pekerja Pers (Jurnalis) harus dilindungi.

Pekerja Pers atau wartawan atau jurnalis juga reporter yang terdaftar di organisasi Pers atau tidak harus dibimbing.

Pasalnya UU Pers pasal 1 itu menerangkan yang dimaksud wartawan, yakni ”orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Dari sini dapatlah ditarik kesimpulan organisasi wartawan adalah bagian dari organisasi pers yang menghimpun orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Hindari tuduhan. ' Petinggi PWI di Pusat Melulu Ribut  Soal Uang Tak Bahas Kasus Pemukulan Wartawan di Maybrat Papua Barat Daya '. ***

Sumber: UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Pengeroyokan Wartawan di Maybrat dan referensi lain.

Penulis : Yacob Nauly. Wartawan . Wartawan Utama UKW Dewan Pers RI. Mahasiswa Magister (S2) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jurusan Kepemimpinan Transformasi. Mahasiswa S2 Universitas Terbuka (UT) Jurusan Manajemen  SDM.

Baca Juga: Komitmen Berdayakan Warga Sekitar, Kilang Kasim Gelar Pelatihan K3

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat