unescoworldheritagesites.com

Usai Ditolak MK, PDIP Legowo Dan Patuh Pada Sistem Pemilu Tetap Proporsional Terbuka - News

PDIP Legowo Dan Patuh Putusan MK

: PDIP menyatakan ketaatan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan sistem pemilihan umum tetap menggunakan sistem proporsional terbuka.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa partainya siap dan patuh terhadap keputusan MK tersebut.

Menurut Said Abdullah, PDIP telah mengalami berbagai pengalaman dalam mengikuti sistem pemilu dan konversi suara yang beragam.

Baca Juga: Gelar Rapimnas, PPP Beri Tugas Berat Untuk Sandiaga Uno Dalam Pilpres dan Persiapan Pemilu 2024

Bagi partai tersebut, sistem pemilu memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat institusi demokrasi.

Hal ini terkait dengan memperkuat sistem kepartaian sebagai lembaga politik yang bertanggung jawab dalam melakukan kaderisasi, pendidikan politik, dan menentukan arah perjalanan bangsa dan negara ke depan.

Said juga menekankan pentingnya menekankan kaderisasi dalam setiap calon legislatif (caleg) sebagai syarat pencalonan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Langkah ini akan memperkuat sistem kaderisasi partai dan mencegah perekrutan figur-figur politik secara instan tanpa melalui proses panjang dalam kepartaian.

Baca Juga: Coldplay: Promotor Rilis Daftar Harga Tiket dan Layout Konser di Singapura

Meski PDIP menerima dan menjalankan sistem pemilu proporsional terbuka, Said Abdullah mengakui adanya kelemahan yang perlu diperbaiki bersama ke depan.

Sebelumnya, MK telah melakukan uji materi terhadap Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu yang berkaitan dengan sistem pemilu proporsional terbuka.

Putusan MK menolak permohonan yang menginginkan sistem pemilu proporsional tertutup, sehingga sistem pemilu proporsional terbuka tetap berlaku.

Keputusan ini juga mendapat dukungan dari delapan fraksi partai politik di DPR RI, termasuk PDIP.***

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat