unescoworldheritagesites.com

Hari Musik Nasional 2024, “Musik Untuk Semua”, Keseimbangan Ekonomi Tercipta - News

Konfrensi Pers Hari Musik Nasional 2024 (Syamsudin Walad)

: Kebangkitan nasionalisme musik di Indonesia ditandai dengan tumbuhnya semangat membuat komposisi musik dan syair lagu yang sesuai dengan tradisi, bahasa dan karakteristik kebangsaan Indonesia sekaligus musik menjadi identitas kolektif yang menyatukan suatu bangsa.

Salah satu lagu bernuansa nasionalis adalah lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR Soepratman, seorang komponis yang aktif dalam pergerakan kebangsaan. Setelah dinyanyikan pada Kongres ke 2 Pemuda Indonesia pada 28 oktober 1928, lagu tersebut menjadi terkenal dan dijadikan Lagu Kebangsaan Indonesia setelah bangsa ini merdeka.

Atas jasa-jasanya menciptakan lagu kebangsaan Indonesia dan menjadikan musik sebagai penggerak semangat kebangsaan, maka pada 9 Maret hari lahir WR Soepratman dijadikan sebagai Hari Musik Nasional.

Dewan Pimpinan Pusat PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) bersama LPP Radio Republik Indonesia (RRI), didukung oleh Pertamina dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi bekerja sama untuk merayakan Hari Musik Nasional 2024 dengan menghelat “KONSER MUSIK UNTUK SEMUA’ pada Hari Sabtu, 9 Maret 2024, pukul 14.00 - 17.30 WIB di Auditorium Abdulrachman Saleh RRI Jakarta.

Baca Juga: Ingin Merasakan Hidup di Kutub Utara? Coba Sensasinya di Trans Snow World Bintaro

Sebelumnya pada hari Selasa tanggal 5 Maret 2024 Jam 13:30 – 16:00 WIB diselenggarakan Talkshow yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pertamina di Auditorium Yusuf Ronodipuro RRI.

Pada Sesi ke 1 mengambil tema “Direct Licensing” antara Manfaat dan Mudharat, dengan narasumber Candra Darusman, Dr Mohammad Amin, Prof Dr Agus Sardjono, Sahat M Sidabukke SH, Satriyo Yudi Wahono (Piyu) dan Dharma Oratmangun dengan moderator Johny Maukar. Sedangkan Sesi 2 mengambil tema “Roadmap Musik Indonesia, peluang ekspor musik” dengan narasumber Jinan Laetittia, Dino Hamid, Kadri Mohamad dan Dwiki Dharmawan dan moderator Budi Ace. Baik Talkshow maupun Konsernya disiarkan secara Live oleh Pro 1 RRi serta Live Streaming oleh RRI Net.

“Ada puluhan penyanyi dan musisi lintas genre dan lintas generasi yang akan akan berkolaborasi menampilkan musik pop, jazz, rock, musik nusantara, musik berbahasa daerah, hingga dangdut. Semuanya mencerminkan tekad kita bersama, bahwa Musik Untuk Semua,” jelas Once Mekel, Ketua Bidang Program PAPPRI.

Baca Juga: Mau Kerja di Luar Negeri, Kuasai Bahasa Asing

Terlebih di tahun politik ini Musik dapat menyatukan kita semua dalam alunan harmoni, ritmis dan melodi yang indah.
Sekilas sejarah lahirnya Hari Musik Nasional, tidak lepas dari peran aktif PAPPRI sebagai organisasi berhimpunnya para pemusik nasional. Tahun 2013, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, peringatan hari musik pun ditetapkan sebagai perayaan hari nasional, melalui Keppres No.10 Tahun 2013, dengan nama HARI MUSIK NASIONAL, yang kini semakin marak dirayakan oleh berbagai elemen masyarakat. Musik memiliki peran strategis dalam pembangunan. Musik juga berperan merekatkan dan mempererat kesatuan dan persatuan bangsa. Keragaman seni dan budaya nusantara menjadi modal terbesar kita dalam mewujudkan peran strategis musik.

Ketua Umum PAPPRI Tony Wenas, mengemukakan bahwa PAPPRI sebagai wadah organisasi para artis, penyanyi, pencipta lagu dan pemusik tanah air memiliki peran penting dalam mendorong perbaikan ekosistem musik di tanah air.

“PAPPRI yang turut menginisiasi dan mendorong penetapan Hari Musik Nasional berkepentingan memanfaatkan momentum Hari Musik Nasional untuk lebih menggerakkan kesadaran dan apresiasi segenap elemen masyarakat mengenai pentingnya musik dalam keseharian, untuk masa depan serta menjaga kesatuan dan persatuan,” ujar Tony Wenas.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat