unescoworldheritagesites.com

Pesan Atta Halliintar dan Aurel Hermansyah kepada Banyak Ibu yang Bayinya Alami Masalah Kulit - News

Talkshow masalah kulit bayi dan pengamanannya dihadiri Atta Halliintar dan Aurel Hermansyah  (Sadono )

: Kebanyakan bayi di Indonesia mengalami masalah kulit akibat penggunaan popok bayi . Penelitian Unicharm Indonesia yang dilakukan oleh NielsenIQ tahun 2022, menebutkan, sebanyak 1.4 juta ibu di Indonesia mengeluhkan bahwa bayinya mengalami gatal gatal dan lecet, khususnya di seputar pantat.

Penyebab terbesarnya adalah perubahan postur tubuh bayi saat bergerak dan beraktivitas membuat karet popok bergeser turun ke bawah pinggang bayi sehingga meningkatkan tekanan dipinggang hingga 4 kali lipat.

Hal ini berbahaya untuk bayi karena kulit bayi 30% lebih tipis dibandingkan kulit dewasa, sehingga dibutuhkan popok bayi elastis mampu mengikuti lekuk postur bayi disetiap geraknya.

Baca Juga: Pencegahan Bayi Stunting, Harus Diperdalam Sejak Remaja Putri

Untuk menjawab keluhan banyak ibu ini, MamyPoko meluncurkan Era Baru MamyPoko Pants X-tra Kering dengan teknologi “Smart Peluk Elastis 5.0” yaitu teknologi karet pinggang elastis yang secara otomatis mengikuti perubahan postur dan mengikuti gerakan bayi sehingga bebas gatal dan lecet.

"Teknologi “Smart Peluk Elastis 5.0” merupakan jawaban atas keresahan para ibu di Indonesia yang menginginkan popok yang nyaman dan aman bagi buah hati," kata Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yuji Ishii dalam peluncuran Era Baru MamyPoko Pants X-tra Kering dengan teknologi “Smart Peluk Elastis 5.0” di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (8/10/2022).

Yuji menjelaskan MamyPoko ingin memberikan produk terbaik yang sesuai kebutuhan ibu dan bayi Indonesia melalui riset berkesinambungan bersama tim R&D Unicharm Jepang dengan mengembangkan teknologi karet pinggang “Smart Peluk Elastis 5.0” selama lima tahun.

"Hal ini merupakan wujud dari komitmen dan tekad untuk membebaskan bayi dari masalah kulit dan menghilangkan kekhawatiran para ibu di Indonesia." kata Yuju Ishii.

Dokter Speslalis Anak dr. Reza Fahlevi Sp.A, mengungkapkan bahwa secara anatomi postur tubuh bayi salah satunya di area perut memang berubah-ubah terutama saat bayi beraktivitas.

“Aktivitas dasar saja seperti bernafas bisa berpengaruh pada perubahan postur tubuh, karena baylmasih akan bernafas melalul diafragma perut,” katanya dihadapan audiens.

Baca Juga: Menyusui Bayi, Begini Caranya Yang Benar Untuk Cegah Stunting

Lebih lanjut dikatakan bahwa postur perut bayi juga akan mengalami perubahan ukuran saat sebelum dan sesudah minum susu. Untuk itu dibutuhkan popok dengan karet pinggang yang mampu mengikuti perubahan postur tubuh bayi agar bisa menghindari tekanan berlebih yang akan memicu permasalahan kulit.

“Karena kondisi kulit bayi 30% lebih tipis dibanding orang dewasa, sehingga tekanan karet popok yang berlebihan berpengaruh kurang baik bagi kulit bayi,” katanya.

Atta dan Aurel

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat